Pengertian Skripsi, Tesis, dan Disertasi Serta Perbedaannya

Pengertian skripsi, tesis, dan disertasi akan dibahas pada kesempatan berikut ini. Skripsi, thesis dan juga disertasi merupakan hal yang sering Anda dengar. Ketiga hal tersebut sama-sama merupakan karya tulis ilmiah, namun memiliki perbedaan yang cukup mendasar. Jika Anda adalah seorang mahasiswa, tentunya Anda sudah tidak asing lagi dengan ketiga hal tersebut. Terutama jika Anda sudah lulus program S1 dan mendapatkan gelar Sarjana. Namun untuk Anda yang masih bingung membedakan ketiganya, simaklah uraian berikut ini. Berikut adalah pengertian dan juga perbedaan antara skripsi, tesis dan juga disertasi.

Skripsi, Tesis, dan Disertasi

Pengertian skripsi adalah suatu karya ilmiah yang dibuat oleh mahasiswa Strata 1 atau S1 sebagai ujian akhir agar mendapatkan gelar Sarjana. Isi dari skripsi sendiri secara umum melukiskan ataupun mendeskripsikan mengenai fenomena ilmu pengetahuan yang menjawab pertanyaan. Contohnya saja seperti apa yang dimaksud dengan ilmu pengetahuan (yang diuji) tersebut. Lalu, apa unsur-unsurnya dan mengapa dapat terjadi serta apa manfaat dari ilmu pengetahuan tersebut. Secara umum, gambaran isi skripsi adalah seperti yang telah dijelaskan tersebut. Anda mungkin lebih sering mendengar mengenai skripsi dibanding thesis ataupun disertasi.

Sementara tesis sendiri merupakan suatu karya ilmiah yang dibuat oleh mahasiswa program S2. Thesis juga merupakan ujian akhir yang harus dilakukan mahasiswa S2 untuk mendapatkan gelar Magister atau Master dalam bidangnya. Tesis juga dapat dikatakan sebagai karya ilmiah yang isinya berupa hasil potret dan analisis mengenai suatu fenomena ilmu pengetahuan. Analisis yang dilakukan biasanya menggunakan teori ilmu pengetahuan yang sudah ada. Tesis dan skripsi tentunya memiliki perbedaan yang mendasar pada tingkatannya. Skripsi merupakan karya ilmiah yang 1 tingkat di bawah thesis.

Skripsi merupakan suatu karya ilmiah yang dapat dikatakan sebagai karya ilmiah level pertama. Di mana skripsi memiliki tingkatan di bawah thesis jika dilihat dari bobot karya ilmiah tersebut. Jadi, dapat dikatakan bahwa thesis merupakan karya ilmiah level 2. Dimana thesis memiliki bobot yang lebih dibandingkan dengan skripsi. Begitu juga dengan disertasi, disertasi memiliki bobot yang lebih dibandingkan dengan thesis dan bahkan skripsi. Disertasi merupakan karya ilmiah level 3, 1 tingkat di atas thesis dan 2 tingkat di atas skripsi.

Disertasi sendiri merupakan karya tulis ilmiah yang dikerjakan oleh mahasiswa Doktor atau S3. Karya ilmiah ini tidak jauh berbeda dengan skripsi dan thesis yang harus dilakukan di akhir masa perkuliahan. Karya ilmiah ini perlu dilakukan agar mahasiswa dapat memperoleh gelarnya sebagai Doktor atau Dr dengan upayanya menciptakan suatu teori baru. Teori baru tersebut didapatkan dengan cara menguji hipotesis yang disusun dengan berdasar pada teori yang sudah ada. Dilihat dari pengertian skripsi, thesis, dan disertasi, tentu Anda sudah dapat membayangkan perbedaan di antara ketiganya.

Skripsi, tesis dan disertasi memang memiliki persamaan yaitu sebagai karya tulis ilmiah. Walaupun begitu, ketiganya memiliki perbedaan pada tingkatannya atau bobotnya. Seperti yang sudah dijelaskan sebelumnya, tingkatan dari karya ilmiah yang paling tinggi adalah disertasi. Di mana thesis hanya dapat menjawab rumusan masalah dengan berdasarkan teori yang sudah ada. Namun disertasi dapat membantah rumusan masalah yang sudah ada dan menggantikannya dengan penyusunan teori yang baru. Oleh karena itu disertasi memiliki tingkatan yang paling tinggi. Itulah uraian yang dapat disampaikan tentang penjelasan mengenai pengertian skripsi, thesis, dan disertasi.