Daftar Makanan Penambah Darah yang Menyehatkan

Makanan Penambah Darah – Anemia, salah satu penyakit yang cukup mengkhawatirkan bagi sebagian orang. Mengapa begitu? Penyebabnya karena penyakit ini dapat menimbulkan gejala-gejala yang cukup serius jika tidak ditangani dengan cepat. Beberapa keluhan kesehatan, seperti badan terasa lemas, kurang konsentrasi, pusing, bahkan pingsan seringkali dirasakan penderita anemia. Hal tersebut jika dibiarkan tentu akan berdampak buruk bagi tubuh. Oleh karena itu, beberapa penderita anemia sering mengonsumsi obat penambah darah untuk mengatasinya. Tapi apakah obat tersebut tidak akan memberikan efek samping? Alangkah baiknya Anda yang menderita anemia membuat daftar makanan penambah darah yang tidak menimbulkan efek samping bagi kesehatan.

Anemia disebabkan oleh kurangnya sel darah merah di dalam aliran darah sehingga pasokan oksigen ke tubuh menjadi berkurang. Kurangnya sel darah merah di dalam tubuh tidak hanya dialami oleh penderita anemia, tetapi juga sering dialami oleh wanita hamil. Wanita hamil biasanya akan mengalami kekurangan sel darah merah di dalam tubuhnya akibat asupan nutrisi yang tidak maksimal. Hal tersebut tentu saja dapat berakibat fatal bagi ibu dan calon bayi di dalam kandungannya. Oleh karena itu, diperlukan asupan nutrisi tambahan melalui makanan yang dapat meningkatkan jumlah sel darah merah. Para wanita hamil harus mengetahui daftar makanan penambah darah yang berguna bagi diri dan bayi dalam kandungannya.

Makanan Penambah Darah

Semua jenis makanan memiliki kandungan gizi yang berbeda-beda. Namun, kandungan gizi seperti apakah yang dibutuhkan oleh penderita anemia atau wanita hamil? Penyebab utama anemia adalah kurangnya sel darah merah yang mengandung zat besi. Oleh karena itu, makanan yang kandungan utamanya zat besi sangat diperlukan untuk mengatasi kekurangan sel darah merah tersebut. Makanan yang mengandung zat besi sebagian besar berupa makanan berprotein tinggi. Beberapa daftar makanan penambah darah tersebut, di antaranya daging merah (daging sapi, kerbau, kambing), daging ayam, sayuran hijau, dan telur.

Zat besi yang terkandung dalam makanan berprotein tinggi tidak hanya baik untuk kesehatan tetapi juga untuk pertumbuhan. Namun, beberapa hal yang menjadi pertimbangan penderita anemia adalah kandungan kolesterol jahat yang sebagian besar terkandung dalam makanan berprotein tinggi. Konsumsi makanan yang mengandung kolesterol tentu akan meningkatkan potensi terjadinya penyakit penyumbatan pembuluh darah. Masalah tersebut bisa saja diatasi dengan membatasi jumlah makanan yang dikonsumsi.  Akan tetapi, bagi penderita yang menginginkan makanan yang aman dikonsumsi tanpa menimbulkan rasa khawatir, bahan makanan berupa ikan dapat menjadi pilihan. Ikan termasuk jenis bahan makanan berprotein tinggi tanpa kolesterol jahat. Oleh karena itu, ikan menjadi salah satu daftar makanan penambah darah yang banyak diminati.

Selain kandungan zat besi dan protein yang tinggi, jumlah sel darah merah dapat ditingkatkan dengan mengonsumsi makanan yang mengandung vitamin. Dalam pembentukan sel darah diperlukan beberapa jenis vitamin yang dapat menunjang proses pembentukannya. Vitamin tersebut adalah vitamin B9 dan B12. Beberapa daftar makanan penambah darah yang mengandung banyak vitamin B9 adalah jenis kacang-kacangan dan sayuran hijau, sedangkan vitamin B12 banyak terkandung dalam susu, sereal, dan hati sapi.

Setelah mengetahui daftar makanan penambah darah yang bergizi dan menyehatkan maka penderita anemia tidak perlu khawatir lagi. Beragam pilihan makanan bergizi dapat menjadi solusi dari permasalahan anemia yang selama ini dialami. Jadi, mulailah untuk menentukan daftar makanan yang berguna untuk menambah sel darah merah di dalam tubuh Anda.