Kesalahan Dalam Menulis Surat Lamaran Kerja yang Wajib Anda Hindari

Kesalahan dalam menulis surat lamaran kerja menjadi hal yang banyak dilakukan, terutama bagi para sarjana muda. Setelah lulus kuliah, melamar pekerjaan adalah langkah awal memulai kehidupan yang baru dan nyata. Hampir semua orang ingin segera mendapatkan pekerjaan yang layak setelah lulus kuliah. Pada kenyataannya, untuk masuk dan bekerja di sebuah perusahaan dibutuhkan perjuangan yang cukup berat. Begitu pun ketika sudah masuk dan menjadi perusahaan tersebut, pekerjaan akan terasa berat. Untuk Anda yang ingin melamar pekerjaan, buatlah surat lamaran kerja yang baik dan benar.

Jangan membuat surat lamaran kerja yang salah sehingga membuat Anda terlihat buruk. Surat lamaran kerja yang Anda buat merupakan cermin diri Anda yang Anda serahkan kepada orang yang akan merekrut Anda. Jika surat lamaran kerja tersebut tampak buruk, tentu kesempatan akan diterima dalam perusahaan tersebut akan semakin kecil. Jika Anda tidak ingin menulis surat lamaran kerja yang salah, simaklah uraian berikut ini. Berikut adalah kesalahan dalam menulis surat lamaran kerja yang wajib untuk Anda hindari. Di antaranya yaitu:

Kesalahan Dalam Menulis Surat Lamaran Kerja yang Wajib Anda Hindari

  1. Terlalu banyak kata ‘saya’

Menulis surat lamaran kerja memang sebagian isinya adalah menjelaskan mengenai diri Anda dan kemampuan Anda. Namun bukan berarti Anda terus-menerus menyebutkan kata ‘saya’ dalam surat lamaran kerja tersebut. Hal tersebut hanya akan membuat surat lamaran pekerjaan Anda tampak buruk dan kurang meyakinkan. Terlebih lagi jika Anda menggunakan banyak kata ‘saya’ di paragraf awal.

  1. Kurang menarik

Isi dari surat lamaran pekerjaan sebaiknya lebih menarik sehingga pembaca penasaran mengenai diri Anda dan isi surat lamaran pekerjaan tersebut. Jika Anda menuliskan surat tersebut secara asal maka tidak akan ada orang yang tertarik dengan surat lamaran pekerjaan Anda. Hindari menggunakan kata-kata lemah seperti ‘Tolong untuk mempertimbangkan saya agar dapat menempati posisi tersebut” dan kata-kata serupa.

  1. Terlalu panjang

Kesalahan dalam menulis surat lamaran kerja yang banyak dilakukan adalah membuat surat lamaran kerja yang terlalu panjang. Jika Anda menulis surat lamaran kerja yang terlalu bertele-tele, pembaca akan lelah dan tidak tertarik untuk membacanya sampai selesai. Tidak hanya itu saja, isi dari surat lamaran kerja Anda juga tidak dapat disampaikan secara maksimal.

  1. Mengulang kata yang ada dalam CV

Jika Anda membuat surat lamaran pekerjaan, tentunya Anda juga membuat CV. Jika ada penjelasan yang sudah ada dalam CV sebaiknya tidak perlu disebutkan lagi dalam surat lamaran pekerjaan. Sekalipun ada yang ingin Anda sebutkan, cukup sebutkan satu hal yang paling menonjol dari kemampuan Anda. Itu pun ditulis dengan kalimat yang singkat namun tetap mudah dimengerti.

  1. Tidak rapi

Pembuatan surat lamaran kerja haruslah rapi, baik dengan menulisnya sendiri atau mengetiknya. Anda harus membuatnya serapi mungkin agar surat lamaran kerja Anda dibaca oleh pihak perusahaan.

  1. Lupa hal yang penting

Kesalahan dalam menulis surat lamaran kerja yang cukup fatal adalah melupakan hal yang penting. Dalam surat lamaran kerja, Anda harus mencantumkan biodata Anda selengkap mungkin, sertakan juga kontak yang dapat dihubungi. Jangan sampai Anda tidak menyertakannya dan pihak perusahaan akan sulit untuk menghubungi Anda. Selain itu, jangan lupa untuk mencantumkan tanda tangan pada surat lamaran pekerjaan tersebut.

Buatlah surat lamaran pekerjaan yang rapi, isinya singkat, padat dan jelas serta dapat dipahami dengan mudah oleh pihak perusahaan. Yang jelas, surat lamaran pekerjaan Anda juga harus menarik agar kesempatan untuk diterima di perusahaan tersebut semakin besar. Itulah kesalahan dalam menulis surat lamaran kerja yang harus Anda hindari.